Tuesday, May 16, 2006 |
negeri senja:angsa dan bebek |
kuburah sore di pojok kafekata, kubertandang dengan cara yang sederhana, untuk menyapa sahabat lama, kemanakah kau mengembara? adakah kembara sadar menempa langkahmu dalam iqro' cinta jejak-jejak Illahi menyusun mu untuk sebentuk arsitek jiwa yang tertoreh bersama pewarna petunjuk mayapada aku menunggumu, untuk berajak jalan adakah sampingmu buat kulabuh sementara, untuk menambang dan memolesku menjadi perhiasan indah dunia hingga pelangi kembara tersungkur pdNya cahayanya berpijar dikayangan gulali dari bius taat yang merembesi jiwa penuh ikhlas
etimologi:menanti jiwa yang terasing |
posted by
kamil @ 4:00 PM
|
|
Monday, May 15, 2006 |
Ibu..,Apakah Hidupmu benar-benar bermakna? |
saat kesadaraku terjamah oleh pijaran-pijaran cahaya-Mu saat bayanganku terpapang di cermin, dan bayangan itu kelak akan menjadi seorang Ibu tentu nya dengan ijin-Mu.kutatap bayanganku yang memantul sambil berdialog dengan jiwa yang masih tegap berdiri, menghasut syaraf-syaraf kerja otakku, berputar dan memproyeksikan kisah masa depanku saat gelar Ibu kelak kusandang.bukan mimpi tapi menggoreskan gambaran yang ingin kuraih :).
semesta kisah menjadi ibu kelak kumulai dari titik,saat sang buah hati bertanya "Bu, apa cita-citamu?" dan buah hatiku, engkau begitu mengalirnya menyuguhkan pilihan- pilihan pada ibumu, yang dijadikan cita-citanya.buah hatiku, kausebut pilihan itu satu persatu dimulai" Bu, apakah cita-citamu ialah Hidup enak, kaya dan masa tua terjamin?, karier dan prestasi kerja meningkat terus?,selalu dihormati orang lain?,kehidupan sosial-finansial anak-nak mapan?,tergolong kaum yang mendapat pertolongan Allah SWT?, Syahidah dan menjadi kecintaan Allah? atau barangkali ada yang lain?"
tak hanya cita-cita ibu mu yang kau tanyakan buah hatiku, tapi gambaran hidup yang penuh makna dari Ibumu,"bu, hidup bermakna definisi mu apa yah bu?" kuburahkan pelangi dialog kita annaku buah hatiku dengan senyuman termanis ku untukmu."buah hatiku hidup bermakna versi ibu mu ialah teraihnya kebahagian hakiki, sebesar-besar manfaat bagi sekitar,ibumu melakukan semuanya dengan optimal karena baadzilan juhdi serta dipenuhi oleh kaya pengalaman dan akan menghantarkan pada harga tiap detik ibumu menjadi berharga hingga ibumu bisa mewujudkan cita-citanya dengan metode atau pola yang khas".
buah hatiku, kau pun memberikan peryataan pada ibu mu dengan lirih dan penuh cinta dirimu memanggilku "ibu!" "Jika pilihan cita-citamu adalah menjadi Ahlul firdaus, Jika menjadi kecintaan Allah adalah harapanmu,Jika pertolongan Allah SWT dan kemenangan Islam adalah obsesimu,Jika penderitaan kaum muslimin adalah keprihatinanmu, Jika Allah SWT,Rasul-Nya dan Jihad adalah segalanya bagimu, dan Jika ibu menginginkan selalu bersama dan berbahagia dengan anak serta keluarga mu kini dan diakhirat nanti".
"Subhanlloh Ibu mu takjub, dengan pernyataan-pernyataanmu buah hatiku". Ibu menghela napas matanya menatap jauh kedepan, sambil merenungi apa yang telah ia persiapkan atas keluarganya untuk menjadi team dakwah yang solid, dan perenungan pun berderivat pada sudahkah diri ibumu ini, buah hatiku, menanamkan kecintaan pada Allah SWT,Rosul-Nya dan jihad dijalan-Nya duhai prajurit-prajurit ibu, dan pertanyaan selanjutnya merembesi dinding jiwa ibumu,Sudahkan ibu mendidik kalian menjadi jundulah sekualitas para sahabat?,"buah hatiku jika ibu mu sendiri, ibu memastikan tak sanggup, tapi keyakinan ibu mu besar jika dukungan itu hadir dari belahan jiwa ibu yaitu ayah kalian(eit's ini mah ntar lihat dulu gimana proses pra nikah hehe, emang dah ada calon mil hihi:), janji Allah pasti jika tiba waktunya semoga semaunya berjalan dengan pas hehe bukan salompas up's), semoga orang tua kalian adalah partner terbaik, do'akan yah buah hatiku".
Ya Rahman..., ampuni hambamu, yang sepersekian detik telah merenung sambil memproyeksikan dirinya menjadi seorang ibu. saat ijinmu tiba atas anugrah terbaikmu untuk kau titipkan para jundulah-jundulahmu pada hambamu ini.semoga esok diri ini masih bisa bercermin dan terus menggambarkan inginnya di penghujung impian menjadi seorang istri sejati.... semoga penempaan diri ini selalu dalam ridho-Mu, karena menjadi satu bagian anugrah menjadi seorang ibu adalah sebuah proses pembelajaran menuju kesejatian diri dan semoga proses tersebut berjalan menuju sumber keagungan yang hakiki.
hmm,kamil... kamil :), Barakallahu lakum...
~untuk para Ibu dan calon Ibu :) |
posted by
kamil @ 7:41 PM
|
|
|
Pojok Dialog :Logika Dinda |
Berbagi dalam senja pada sebuah dialog sederhana di pojok singasana dpr (dibawah pohon rindang)semilir angin menjamu dialog, kresek kresek kicauan dedaunan menyenandungkan melodi tersendiri mengawali dua gadis muslim yang saling berdialog sambil bercengkrama di senja hari.trans waktu begitu cepat bergulir dialog pun dilalui dengan berbagai macam topik hingga ssebuah sesi di penghujung kesempatan,ada celah dimana kedua gadis muslim tadi bisa saling bertukar informasi mengenai "sensitifitas" yang dihindari para wanita remaja.
dialog yang tergadai di ujung waktu diawali oleh seorang wanita muslim pada seorang dinda si wanita remaja. "Dinda, merasa nyaman nggak, kalau tubuh dinda dilihat lelaki dengan tatap kebinatangan, bukan malah dilihat dengan tatap kekaguman?" pliz dinda, i wanna hear u'r opinion comming from deep u'r heart... "Yah nggak lah! siapa sih yang ngerasa nyaman githu kalo ditatap dengan maksud pelecehan?! terus terang nih yah mbak, dinda juga ngerasa takut kalo dinda nih jalan-jalan ke deket pasar, coz tukang jualan sering mengganggu dan menggoda dinda dengan siulan, ucapan dan acap kali dengan tatapan mereka"
"Dinda gimana kalau di mall atau di kampus, dinda ngerasa ditelanjangi dengan tatapan nggak?"
"dinda ngerasa iya mbak jujur nih. soalnya yang namanya laki-laki hampir sama aja sih, "sejenak tertawa"kalo dikampus dan di mall sih, sedikit aman!,soalnya orang-orang yang berpendidikan sedikit lebih pandai menyembunyikan perasaan. Tapi jika jujurku ku tanya mbak maka ia kan berujar "bahwa jiwa ini masih merasa nggak nyaman juga mbak".
hmmm,"Eh din, kenapa nggak nutup aurat aja sekalian, maksudnya mbak tuh, menggunkan jilbab dan khimar?"
"hi hi hi mbak mbak pengennya seh nutup aurat, soalnya dinda juga sering dijewer sama bunda kalo pakai pakaian seperti ini, alias kata teman-teman dinda baju adek :).Yang jadi masalah itu mbak dinda belom dapet hidayah!."
hmm,... dinda hidayah bukan sesuatu yang merasuk ke dalam tubuh dan jiwa kita secara tiba-tiba,lho!. Hidayah bukan pula sesuatu yang datang seperti halnya ketika seorang sufi trance. Hidayah itu petunjuk, dan sesungguhnya petunjuk itu telah ada. Dinda Baca Qur'an?" "Iya!" "Qur'an itu petunjuk! Dinda melihat Alam semesta dan mersakan kebesarannya?" "Ya dung mbak tiap hari kita khan juga lihat!" "Alam semesta pun petunjuk din! Dinda memiliki akal untuk melakukan konteplasi?" "tentu!" "Dan akal kita itupun adalah petunjuk! Bagaimana mungkin dinda mengatakan belom mendaptkan petunjuk sementara petunjuk telah berpijar -pijar, mengobori diri dinda dan menyulut untuk hadirnya sebentuk kesadaran? Bagaiman mungkin dinda juga mengatakan belom dapat petunjuk sementara dinda memiliki kitab yang mulia (Qur'an),Dinda melihat petunjuk berupa alam semesta, dinda memiliki akal untuk memikirkan dan merenungkan perintah Allah yang tertera didalam Al-Qur'an,"menghela nafas walaupun helai demi helai tarikannya terasa berat"Dinda petunjuk itu sudah nyata dihadapan dinda. Tinggal dinda memilih: meniti jalan yang telah disinari petunjuk Illahiah atau jalan yang tidak disinari. Pilihan ada padamu dinda!"
Mata gadis remaja itu meretup, menyinggung kinerja kimiawi syaraf-syaraf mata menggupalkan air bening nan asin, yang kemudian menggulir bak kristal.
" Tahukah kamu tentang bidadari dinda?" Terisak membuncah
"Bidadari adalah makhluk mulia yang dikatakan dalam kisah-kisah, bahwa seluruh manusia akan terhenyak ketika ia menampakkan sekelumit wajahnya dari balik awan. akan tetapi pada suatu ketika, ketika masa telah berhenti dan manusia sempurna dipindahkan ke surga, dinda berjalan-jalan disebuah pelataran. Disana ada rerumputan yang lembut serasa bantal, dinda jejakan. Penglihtan dinda di suguhi dan dimuati pemandangan yang menyilaukan namun nyaman, dinda menangkap kupu-kupu warna pelangi menggunkan telapak tangan. dinda menangkap geletaran-geletaran air terjun berair angur, dan dari celah -celah batu permata yang menyangganya, madu dan susu murni mengalir perlahan.Air terjut menguapkan kabut. yang segera dilahap sigap oleh permukaan air. dinda mendengarkan gemerincing gelang yang terbuat dari emas yang gemerincingnya muncul darigerakan gemulai 40 bidadari. dinda terhenyak oleh kecantikan mereka, sebuah ranting berderak, ke 40 bidadari itupun terkejut.Mereka melihat kearah dinda.dalam ambang sepersekian detik--setelah melihat wajah dinda--mereka segera menundukan wajahnya.Rona raut wajah mereka bersemu merah.Mereka malu layaknya seorang kekasih hati yang diluapi kebhagian cinta yang penuh. Dind amenghampiri salah satu diantara mereka,kemudian bertanya "Mengapa kalian menundukkan wajah--yang seandainya--kalian tampakan ke buni, maka seluruh penghuni bumi kan terhenyak?". seorang bidadari tercantik, menjawab pertanyaan masih dengan ketertundukan yang sama--"kami menunduk sebab wajah ananda lebih cantik dari kami. Sebab kecantikan yang keluar dari wajahmu, merupakan kecantikan yang didapat dari kepatuhan terhadap perintah-Nya di dunia! sebab, kecantikan yang memancar diwajahmu itu, tumbuh dan memekar, dari keikhlasan hati seorang hamba yang mulia!".Dan dari pipi satu makhluk Alloh itu, bermekaran warna merah yang berpedar. Ya! warna merah yang mengalahkan lukisan kirmizi pada pipi ke-40 bidadari yang mulia.
Dengan isak keharuan seorang wanita. kisah itu mengakhiri dialog diantara mereka. dan si mbak pun melangkahkan kaki meninggalkan gasebo, dan masih dengan arsitek perasaan yang sama sebelum bertemu wanita remaja bernama dinda. Tak ada gelora kemenangan dipalung jiwa nya.Sewajarnya saja. ia hanya berlalu diantara crowd teriakan para seporter bola dilapangan merah yang terkadang menyesakan jiwa.
~ logika dinda , buat para wanita yang belum dan mau belajar menutup aurat, dan special for my little sista in bima sebagai senjata dialog kita via handphone yang terputus ttg logika yg adek tanyakan,.... untuk menyantuni kesadaran jiwa mu yang belum mau belajar menutup auratmu dek. |
posted by
kamil @ 12:54 PM
|
|
Wednesday, May 10, 2006 |
"mahar" kehidupanku........... |
keterasingan menjemput, wajah seorang bunda dan penghulu wanita Ahli surga Dialah Siti Khadijah kisah-kisah cinta perjuanganmu,tak pernah mati menjadi kidungan dalam bermesra dibait-bait perjuangan saat langkah harus terlecuti impian dan menjadi azimat untuk merenda kehidupan menjadi tak biasa tak biasa dalam jejak-jejak cinta meniti langit saat semua sudut berkisah tentang sejarahmu walau pagi tak bertemu malam kau tetap hidup dalam setiap impian para muslimah juga aku bunda....
begitu indah lukisan kehidupanmu hingga bumi begitu sayang padamu langitpun begitu mengasihi, dan... Rabbul Izzati Memberkahimu bunda.... saat kata tlah bepamit ingin pula menyelip kisah cinta kehidupanku dalam aksara-aksara kauniyah-Nya sebagai penyampai Risalah kekasihmu Bundaku dan ... bila saat kapalku menjemput untuk pergi berenang perlahan didermaga Cinta-Nya melaju pelan-pelan meninggalkan semesta dan berharap bincangan jiwaku tak padam layaknya engkau bunda jiwa yang ingin tetap hidup walau berselimut tanah biarlah ini menjadi"mahar" terbaik untuk kehidupanku.......
Inspiration from talk with my sista in chat room |
posted by
kamil @ 6:35 PM
|
|
Friday, May 05, 2006 |
komunike kasih, para rebelita |
telah berlangsung sekian lama,
berkumpul dihalaman panji Ar-Royyah & Al-Liwa'
kebersamaan dalam suasana revolusi
penuh kasih sayang,persahabatan, dan persaudaraan tulus
kami merajut komunike bersama dalam komunike kasih para rebelita
detik, menit dan hari demi hari berlalu nan indah walau beriak ujian cinta-Nya
selimut taqwa menyantuni kebersamaan para rebelita
kami menata atmosfir perjamuan dalam sinergi kerja cerdas
cerdas untuk berprestasi terbaik bersama sebagai hamba 4JJI
mengarungi samudera kehidupan, menundukkan setiap persoalan pada sabda Illahi
goresan cinta kami wujudkan pada kontribusi melebarkan tangan
menyelesaikan persoalan umat, tak berkutat pada egoisme semu materialisme.
Rebelita sejati, jagalah lisan. Dosa manusia yang terbanyak adalah karena lisannya
Baginda Rasullullah SAW bersabda:
"Barang siapa yang menjamin kepadaku, memelihara apa yang ada diantara kedua rahangnya dan apa yang ada diantara kedua kakinya niscaya aku menjaminnya masuk surga" H.R. Bukhari
"Sesungguhnya seorang hamba benar-benar mengucapkan suatu kalimat yang tidak ia pikirkan akibatnya, ternyata ia terjerumus kedalam neraka karenanya lebih jauh dari pada jarak antara timur dan barat" H.R. Bukhari Muslim
rebelita ....
tuturkata yang manis bukan saja menyejukan hati saudaramu,
tapi membuat semua persoalan menjadi jelas
mencairkan kebekuan dan kejenuhan
menghibur penat saudara saat berpetualang diladang istimewa.
"komunikasi sukses mengharuskan kepekaan,empati, reflective listening" |
posted by
kamil @ 7:09 PM
|
|
Tuesday, May 02, 2006 |
my soul walk to age2 7 |
sekejur raga gigil,dalam bisu malam yang pekat selarik pijaran cahaya bulan menemani sang gadis... tertawan dalam munajat-munajat cinta yang tak berdimensi menyibak lembar-lembar jejak yang telah tertoreh meluruh diantara lintasan waktu mengelembung diantara buliran kristal bening Adakah detik-detik menggulung berwujud sulaman amal-amal terbaikmu?! terbaik yang tak hanya untukmu jiwa... tapi menjadi lentera dalam pudar nya jati diri kehidupan menjadi srikandi cinta yang tergadai oleh MakarNya adakah raga telah teruji oleh janji perjuangan sejati? adakah jiwa telah berbalut ruh para mukhlisin? adakah petak-petak itu tertanam benih mukmin sejati? adakah tangkai jiwa itu merunduk tawadhu? adakah kecapan jiwa itu terukir syukur yang berkarat? adakah luluh jiwa dalam sabar melata? adakah tembok amal berbalut selimut tawakal? adakah raga terdidik beradab bercermin pedoman ngarai kehidupan? adakah tindak bersanding laku menyunting adil? adakah kebaikan telah menyirami jagat semesta? adakah rongga yang tersilap titik hingga qalbu tak menjadi bening?
gaung jiwa menggema..., saat tafakur menyulut malam satu persatu usia mu tanggal dari kelopaknya menarikmu diterminal kelana akhir saat ijrail menjemput dan menggandeng erat pada sehelai ruh yang bertemu Kekasih Sejatinya
luruh sujut padaMu Illahi, telah lewat tahun ke-27 pandu serpihan jejak ini ya Rabb.... dalam meraih cita dengan RidhoMu
dedicated for my soul berduka untuk usia yang tertangal |
posted by
kamil @ 8:56 PM
|
|
|
senarai Munajat Cinta [walk to age 27- the 2nd on May] |
surat cinta dari saudariku .... assalammualaikum..., mbak ku sayang, hari ini...27 tahun silam seseorang telah mencium aroma bumi, merasakan kehangatan mentari pagi, dinginnya air dan sejuknya baluran udara.
hari ini, 27 tahun silam seseorang menangis, tetapi disambut tawa oleh banyak orang, diciumi pipinya, digendong, di timang, di doakan agar ia, kelak, jadi seperti matahari yang selalu memberi kehangatan sebagai pertanda kehidupan bagi yang lainnya. menjadi seperti air yang selalu sejuk agar setiap desah nafasnya, jejak langkah kakinya, iringan kata-katanya membawa kesejukan pada orang lain. mereka juga berdoa agar si kecil mungil itu menjadi seperti angin yang selalu bisa memberikan denyut kehidupan kepada yang lain.
si kecil mungil itu, hari ini, bukanlah seperti 27 tahun silam. ia telah tumbuh dewasa, bolehkah kalau aku mengatakan ia seperti mawar mawar yang banyak di kagumi. menebarkan aroma yang begitu semerbak sehingga membuat siapapun ingin memilikinya. tetapi...mawar ini memiliki duri yang kuat, tajam sehingga tidak semua orang yang menikmati kekagumannya bisa memetiknya dengan begitu saja.
aku hanya ingin bilang, duri itu bukan seperti duri ikan yang rapuh karena ragi, dia juga bukan seperti kawat duri yang lapuk karena terbakar api, tetapi duri yang tidak terbentuk, tidak terlihat oleh mata biasa, juga tidak bisa disentuh apalagi merampasnya.karena duri itu adalah rangkaian Aqidah yang tak tergadaikan oleh apapun.
mbak ku sayang, hari ini tepat 27 tahun silam, seorang bayi mungil melengking memebelah cakrawala. ia mengatakan kepada siapaun bahwa akulah merpati yang akan menyampaikan pesan-pesan Illahi kepada semua orang. juga untukku. pesan-pesan cinta itu telah kuterima sehingga aku merasa sangat begitu dekat denganmu, meski aku tahu engkau entah berada dimana, diseberang lautan sana, tetapi cinta itu..membuat kita seolah tak berjarak.
kalau aku menulis tentang semuanya, aku yakin lembaran ini tidak akan cukup, karena itu aku hanya ingin mengatakan sebait dua bait saja, agar kau tak merasa jemu.
hari ini, aku ingin mengatakan, semoga keberkahan selalu mengiringi jejak langkah kakimu mbak, menemani mu melerai gelisah karena kemungkaran yang membuatmu gerah, membuatmu tersenyum meski kemelut hadir di setiap detak jantungmu. kokohlah seperti kubah mesjid yang tidak goyah meski di hantam badai nan besar.
pesan cinta dari adikmu.... rinduku selalu ingin memelukmu sambil berbisik.. mbak, aku sayang kamu....
[i][h][a][n] |
posted by
kamil @ 5:11 PM
|
|
|
about me |
- Name: kamil
- Location: surabaya, east-java, Indonesia
me just ordenary people like human being , nothing special, :), important think of me is openmind people, friendship....,Hanya manusia biasa yang sedang berusaha berbuat sesuatu dalam hidup. Meraih cita - cita tertinggi, menjadi hamba Alloh, bukan Hamba dari selain-Nya
View my complete profile
|
Pengunjung |
Pembaca
|
Kalender |
|
Reminder one day prayer times |
|
Reference |
HTI,
Ustadz M. Shiddiq Al-Jawi,
Muslim Muda
|
Taman Pikir&dzikir |
|
Other site of me |
mE,
my friendster blog,
|
Brother |
Mamad-Aceh,
Mulyadi-Aceh,
Alex-Aceh,
Radzie-Acehkita,
ady-Jakarta,
hikaru-Magelang,
Aryanto-Makasar,
Balung-Surabaya,
Andres-Jember,
monce-Jakarta,
Yasin-Japan,
Frenky-Yogya
|
Sister |
Ihan chayang-Banda Aceh,
Hani-Cilacap,
Ucy-Jakarta,
Ifa,
ryokhu_Yogyakarta,
ocha-Jakarta,
Evy-Medan
|
Nasehat&Celoteh Saudaraku |
|
Arsip |
|
Banner |
|
|